Rabu, 11 Januari 2017

Liputan Khusus Parade Teater Nusantara Hari Pertama

Sejumlah penonton tampak puas dengan pementasan pertama yang diadakan Parade Teater Nusantara pada tanggal 14-15 Oktober lalu. Parade Teater yang memang rutin diadakan setiap tahunnya ini menarik minat warga, khususnya kalangan remaja, untuk menyaksikan dan menikmati lakon dari para pelaku teater.
            “Sumbu” atau Sidang Umum Babu merupakan judul pementasan yang dibawakan Teater Jendela dari SMAN 2 Pontianak sekaligus membuka Parade Teater Nusantara 2014 ini. Beben MC, sutradara dan penulis naskah “Sumbu” menggarap pementasan tersebut dengan berbalut komedi dan kritik sosial. Pementasan ini bercerita tentang rakyat kecil yang sangat sulit menyalurkan aspirasinya, digambarkan dengan para pembantu rumah tangga yang berkumpul dan mengadakan sidang. Merasa kurang diperhatikan, bersatulah mereka dengan semangat yang senantiasa menyala-nyala bagaikan sumbu kompor untuk menceritakan keluh kesah yang dialaminya selama bekerja menjadi pembantu rumah tangga.
             “Kesan humorisnya begitu dapat. Sempat terganggu sih dengan suara tawa yang keras dari penonton. Suara pemain jadi kurang terdengar. Tapi untuk keseluruhan, bagus dan seru.”, tutur Sulis, siswi SMAN 1 Pontianak yang hadir malam itu sebagai penikmat teater. Gelak tawa penonton yang menyaksikan tingkah laku dan ocehan para pembantu rumah tangga ini menjadikan pementasan begitu hidup. Kritik sosial yang disampaikan sebagai kegelisahan rakyat kecil terhadap pemerintahan masa kini dibalut dengan komedi yang segar.

            Indah, siswi SMAN 2 Pontianak yang berperan sebagai Iyem dalam pementasan tersebut mengaku bahwa proses penggarapan naskah ini lumayan rumit. “Ini pengalaman pertama saya ikut Parade Teater. Lumayan sulit pada saat proses latihan karena kadang-kadang ada yang berhalangan datang.”, tuturnya. Namun hal tersebut tidak menjadikan siswi kelas 3 SMA itu merasa down. “Justru Parade Teater ini yang membuat kita benar-benar kompak dan bersatu. Kebersamaannya begitu terasa. Semoga Parade Teater tetap dan terus ada di setiap tahunnya, lebih asyik dan seru.”, lanjutnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar